Barang hilang di kampus? Cari di satu tempat, bukan di sepuluh grup.
TemuKembali adalah aplikasi Lost & Found kampus. Lapor barang hilang atau temuan, biarkan sistem mencocokkannya, lalu ambil kembali lewat verifikasi yang aman.
Masalah yang diselesaikan
Di kampus dengan ribuan mahasiswa, barang hilang adalah kejadian harian. Yang bermasalah bukan hanya barangnya, tetapi cara kita mencarinya.
Kondisi saat ini
- Info tersebar di banyak grup WhatsApp, Instagram, dan papan pengumuman.
- Pesan cepat tenggelam dan tidak bisa dicari lagi.
- Tidak ada pencocokan: penemu dan pemilik harus kebetulan membaca pesan yang sama.
- Tidak ada verifikasi, sehingga barang berisiko diklaim orang yang salah.
- Pos satpam dan bagian kemahasiswaan tidak punya data terpusat.
Dengan TemuKembali
- Satu platform untuk semua laporan hilang dan temuan, lengkap dengan foto dan lokasi.
- Pencarian dan filter berdasarkan kategori, gedung, dan waktu.
- Pencocokan otomatis dan notifikasi langsung ke pemilik.
- Verifikasi kepemilikan sebelum barang diserahkan.
- Dasbor admin kampus untuk memantau dan menyelesaikan kasus.
Sasaran awal: pengguna cukup membuka satu aplikasi untuk menjawab dua pertanyaan, “Apakah barangku sudah ada yang menemukan?” dan “Siapa pemilik barang yang kutemukan ini?”
Analisa requirement
Kebutuhan dikumpulkan dari tiga kelompok pengguna, lalu diterjemahkan menjadi kebutuhan fungsional dan non-fungsional.
Pemangku kepentingan
Mahasiswa & civitas
Pengguna utama. Ingin cepat melapor, mencari, dan mendapatkan kabar tanpa harus bertanya ke banyak orang.
Petugas kampus
Satpam, resepsionis, dan bagian kemahasiswaan. Butuh daftar barang titipan yang rapi dan alur serah-terima yang tercatat.
Pimpinan institusi
Butuh data kejadian, tingkat pengembalian barang, dan citra kampus yang aman serta peduli.
Kebutuhan fungsional
| Kode | Kebutuhan | Aktor | Prioritas |
|---|---|---|---|
| FR-01 | Registrasi dan login memakai email kampus atau SSO, dengan verifikasi akun. | Semua | Tinggi |
| FR-02 | Membuat laporan barang hilang: kategori, deskripsi, foto, lokasi, waktu. | Mahasiswa | Tinggi |
| FR-03 | Membuat laporan barang temuan beserta lokasi penyimpanan saat ini. | Mahasiswa, petugas | Tinggi |
| FR-04 | Pencarian dan filter (kategori, gedung, tanggal, status). | Semua | Tinggi |
| FR-05 | Pencocokan otomatis laporan hilang dan temuan, disertai skor kecocokan. | Sistem | Tinggi |
| FR-06 | Notifikasi push dan email saat ada kecocokan atau perubahan status. | Sistem | Tinggi |
| FR-07 | Pengajuan klaim dengan pertanyaan verifikasi dan bukti kepemilikan. | Pemilik | Tinggi |
| FR-08 | Chat terbatas antara pemilik dan penemu tanpa membuka nomor pribadi. | Pemilik, penemu | Sedang |
| FR-09 | Serah-terima dicatat melalui kode QR atau PIN sekali pakai. | Pemilik, petugas | Sedang |
| FR-10 | Dasbor admin: moderasi laporan, manajemen titik penitipan, ekspor data. | Admin | Tinggi |
| FR-11 | Statistik: jumlah laporan, waktu rata-rata kembali, lokasi rawan hilang. | Admin, pimpinan | Sedang |
| FR-12 | Fitur laporkan penyalahgunaan (spam, klaim palsu) dan blokir akun. | Semua, admin | Sedang |
Kebutuhan non-fungsional
Kinerja
Halaman utama termuat di bawah 3 detik pada jaringan 4G. Respons API rata-rata di bawah 500 ms.
Keamanan
HTTPS, token JWT, enkripsi kata sandi, pembatasan laju permintaan, dan kepatuhan UU PDP.
Ketersediaan
Target uptime 99,5% dengan cadangan basis data harian.
Kegunaan
Membuat laporan maksimal 3 langkah dan kurang dari 1 menit. Antarmuka berbahasa Indonesia.
Skalabilitas
Arsitektur siap ditambah kampus baru (multi-tenant) tanpa mengubah kode inti.
Kompatibilitas
Android 8+ dan iOS 13+, satu basis kode hybrid.
Privasi
Data pribadi minimum, nomor telepon tidak ditampilkan, foto KTM otomatis disamarkan.
Pemeliharaan
Kode modular, dokumentasi API (OpenAPI), dan pengujian otomatis.
Fitur-fitur TemuKembali
Dikelompokkan berdasarkan siapa yang memakainya, supaya setiap peran hanya melihat yang ia perlukan.
Untuk mahasiswa
Lapor dalam 3 langkah
Pilih jenis laporan, ambil foto, tandai lokasi di peta kampus. Draf tersimpan otomatis jika sinyal terputus.
Pencarian dan filter
Cari berdasarkan kata kunci, kategori (dompet, kunci, kartu, elektronik), gedung, dan rentang tanggal.
Pencocokan pintar
Sistem membandingkan kategori, warna, kata kunci, lokasi, dan waktu, lalu memberi notifikasi jika skor di atas ambang batas.
Chat aman
Pemilik dan penemu berkomunikasi lewat chat dalam aplikasi. Nomor pribadi tetap tersembunyi.
Klaim terverifikasi
Penemu menyembunyikan satu ciri barang. Pemilik harus menjawabnya sebelum klaim disetujui.
Stiker QR barang
Tempel stiker QR di laptop, tas, atau botol. Siapa pun yang menemukan cukup memindai untuk menghubungi pemilik secara anonim.
Untuk petugas dan admin kampus
Dasbor web admin
- Daftar semua laporan dengan status
- Moderasi laporan mencurigakan
- Kelola pengguna dan peran
Titik penitipan
- Pos satpam, perpustakaan, dan resepsionis sebagai lokasi resmi
- Catat barang masuk dan keluar
- Cetak label barang
Analitik kampus
- Tingkat pengembalian barang
- Peta panas lokasi rawan
- Ekspor laporan PDF dan Excel
Fitur pendukung
Mode gelapBahasa Indonesia dan InggrisNotifikasi pushBagikan ke WhatsAppKedaluwarsa laporan otomatisPoin “Pahlawan Kampus”Akan datang: pencocokan foto dengan AIAkan datang: integrasi tag Bluetooth
Alur penggunaan
Lapor
Pemilik atau penemu membuat laporan dengan foto dan lokasi.
Cocokkan
Sistem mencari pasangan laporan dan mengirim notifikasi.
Verifikasi
Pemilik menjawab pertanyaan ciri barang dan mengunggah bukti.
Serah-terima
Bertemu di titik penitipan, pindai QR atau masukkan PIN.
Selesai
Status menjadi “Kembali”. Penemu mendapat poin dan ucapan terima kasih.
Arsitektur aplikasi
Pendekatan hybrid: satu basis kode untuk Android dan iOS, dengan backend REST API yang juga melayani dasbor web admin.
Mengapa hybrid (Flutter)?
Satu kode untuk dua platform menghemat waktu dan biaya, cocok untuk tim kecil. Kinerjanya mendekati native dan komponen kamera, peta, serta notifikasi sudah matang.
Rancangan data inti
- users, roles, campuses
- reports (type, kategori, lokasi, status)
- report_images, matches
- claims, handovers, messages
- notifications, audit_logs
Keamanan dan privasi
- HTTPS + JWT dengan refresh token
- Rate limiting dan validasi input
- Penyamaran data sensitif pada foto
- Audit log untuk setiap serah-terima
Tech stack
| Lapisan | Teknologi | Alasan |
|---|---|---|
| Mobile | Flutter (Dart) | Satu basis kode, UI konsisten, performa baik. |
| Backend | Laravel (PHP) atau Node.js + Express | Cepat dibangun, ekosistem luas, mudah di-deploy di VPS. |
| Basis data | PostgreSQL, Redis | Relasional andal, dukungan pencarian teks dan geolokasi, cache cepat. |
| Penyimpanan file | MinIO / S3-compatible | Foto dipisah dari server aplikasi. |
| Notifikasi | Firebase Cloud Messaging | Gratis dan andal untuk Android dan iOS. |
| Infrastruktur | VPS Ubuntu + aaPanel/EasyPanel, Nginx, SSL Let’s Encrypt | Murah dan selaras dengan lingkungan perkuliahan. |
| CI/CD | GitHub Actions | Pengujian dan deploy otomatis. |
Analisa SWOT
Faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) yang memengaruhi TemuKembali.
Strength (Kekuatan)
- Fokus pada satu masalah nyata yang dialami hampir semua mahasiswa.
- Pencocokan otomatis dan verifikasi klaim, tidak sekadar papan pengumuman.
- Satu basis kode hybrid, biaya pengembangan dan pemeliharaan rendah.
- Pengembang adalah bagian dari komunitas sasaran, memahami kebutuhannya.
- Model B2B2C: gratis bagi mahasiswa sehingga adopsi mudah.
Weakness (Kelemahan)
- Efek jaringan: aplikasi baru berguna bila banyak laporan sudah masuk.
- Tim kecil dan sumber daya terbatas untuk promosi serta dukungan.
- Belum punya rekam jejak maupun studi kasus kampus.
- Ketergantungan pada kemauan petugas kampus mencatat barang titipan.
Opportunity (Peluang)
- Kampus didorong menghadirkan layanan digital dan citra kampus aman.
- Penetrasi smartphone mahasiswa hampir 100%.
- Dapat diperluas ke stasiun, mal, kos, kantor, dan transportasi umum.
- Potensi sponsor dari kafe, toko, dan layanan kampus sekitar.
- Kemajuan AI pengenalan gambar mempermudah pencocokan foto.
Threat (Ancaman)
- Kebiasaan lama: mahasiswa tetap memakai grup WhatsApp.
- Aplikasi serupa atau fitur kampus resmi yang mendahului.
- Risiko klaim palsu dan penyalahgunaan data pribadi.
- Siklus anggaran kampus yang lambat dan birokratis.
- Regulasi pelindungan data pribadi yang menuntut kepatuhan.
Strategi turunan (matriks TOWS)
- S-O: Gunakan pencocokan otomatis dan model gratis untuk menggaet kampus yang ingin layanan digital.
- W-O: Atasi efek jaringan dengan meluncurkan pilot di satu fakultas dan memberi poin bagi pelapor awal.
- S-T: Jadikan verifikasi klaim dan privasi sebagai pembeda utama dibanding grup WhatsApp.
- W-T: Sediakan fitur bagikan ke WhatsApp agar transisi dari kebiasaan lama terasa mulus.
Business Model Canvas
Sembilan blok model bisnis TemuKembali dengan kampus sebagai pelanggan pembayar dan mahasiswa sebagai pengguna utama.
Key Partners
- Universitas dan fakultas
- Satpam & bagian kemahasiswaan
- BEM dan organisasi mahasiswa
- Kafe, koperasi, dan toko sekitar kampus
- Penyedia cloud, Firebase, Google Maps
Key Activities
- Pengembangan dan pemeliharaan aplikasi
- Onboarding kampus
- Moderasi dan dukungan pengguna
- Pemasaran kampus
Key Resources
- Tim pengembang
- Basis kode dan algoritma pencocokan
- Server (VPS) dan basis data
- Data laporan dan merek
Value Propositions
- Satu tempat untuk semua barang hilang dan temuan
- Pencocokan otomatis, kabar langsung ke pemilik
- Klaim terverifikasi dan serah-terima aman
- Data dan statistik untuk kampus
- Citra kampus yang aman dan peduli
- Gratis bagi mahasiswa
Customer Relationships
- Layanan mandiri lewat aplikasi
- Dukungan chat dan email
- Manajer akun untuk kampus
- Komunitas “Pahlawan Kampus”
Channels
- Play Store dan App Store
- Website company profile
- Instagram dan TikTok kampus
- Poster QR di titik strategis
- Penawaran langsung ke kampus
Customer Segments
- Pembayar: kampus, sekolah, politeknik
- Pengguna: mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan
- Sponsor: UMKM sekitar kampus
- Lanjutan: stasiun, mal, kantor
Cost Structure
- Server, domain, dan layanan cloud
- Gaji atau honor tim pengembang
- Biaya akun Play Store dan App Store
- Pemasaran, cetak poster, dan stiker QR
- Dukungan pelanggan dan legal
Revenue Streams
- Langganan institusi (SaaS)
- Sponsor dan iklan lokal
- TemuKembali Plus dan stiker QR
- Biaya implementasi dan kustomisasi
Cara mendapatkan audiens
Strategi bertahap: mulai dari satu kampus dan satu fakultas sampai efek jaringan terbentuk, baru melebar.
- Pilot di satu fakultas dan dua titik penitipan (perpustakaan dan pos satpam).
- Kerja sama dengan BEM dan HMJ sebagai duta awal.
- Isi awal data: petugas memasukkan barang yang sudah menumpuk di pos.
- Poster QR di kantin, perpustakaan, masjid atau musala, dan parkiran: “Menemukan sesuatu? Pindai di sini.”
- Konten pendek di TikTok dan Instagram dengan cerita nyata barang kembali.
- Masuk ke agenda PKKMB atau orientasi mahasiswa baru.
- Program poin “Pahlawan Kampus” dan papan peringkat penemu.
- Studi kasus dan angka pengembalian dipakai untuk menawarkan ke kampus lain.
- Program referensi antarkampus dan kemitraan dengan forum BEM se-kota.
- Optimasi mesin pencari (SEO) halaman kampus dan ulasan aplikasi.
Loop pertumbuhan
Barang kembali, pemilik berterima kasih, cerita dibagikan, mahasiswa lain ikut memasang aplikasi. Setiap kasus selesai menjadi materi promosi.
Tautan berbagi
Setiap laporan punya tautan yang bisa dibagikan ke grup WhatsApp, sehingga kebiasaan lama justru menjadi pintu masuk aplikasi.
Metrik keberhasilan
- Pengguna aktif bulanan
- Rasio laporan yang kembali
- Waktu rata-rata hingga kembali
- Jumlah kampus berlangganan
Cara monetisasi
Mahasiswa tidak dikenai biaya agar jumlah pengguna tumbuh cepat. Pendapatan berasal dari pihak yang mendapat nilai terbesar: institusi dan mitra lokal.
Langganan institusi
Kampus membayar per bulan atau tahun untuk dasbor admin, analitik, kustomisasi merek, dan dukungan. Ini sumber pendapatan utama dan berulang.
Sponsor lokal
Kafe, fotokopi, dan toko sekitar kampus memasang penawaran non-intrusif, misalnya kupon “Terima kasih telah membantu”. Tanpa iklan pop-up yang mengganggu.
TemuKembali Plus
Langganan opsional untuk mahasiswa: stiker QR, notifikasi prioritas, riwayat lebih panjang, dan bebas sponsor.
Jasa implementasi
Biaya satu kali untuk integrasi SSO kampus, kustomisasi, pelatihan petugas, dan cetak materi kampanye.
Proyeksi pendapatan tahun pertama (skenario konservatif)
| Sumber | Asumsi | Per bulan | Per tahun |
|---|---|---|---|
| Langganan institusi | 3 kampus x paket Kampus (Rp 2.500.000) | Rp 7.500.000 | Rp 90.000.000 |
| Sponsor lokal | 6 mitra x Rp 500.000 | Rp 3.000.000 | Rp 36.000.000 |
| TemuKembali Plus | 300 pelanggan x Rp 9.900 | Rp 2.970.000 | Rp 35.640.000 |
| Stiker QR dan implementasi | Rata-rata | Rp 1.500.000 | Rp 18.000.000 |
| Total | Rp 14.970.000 | Rp 179.640.000 |
Angka di atas adalah asumsi perencanaan untuk keperluan tugas, bukan hasil riil. Biaya operasional awal (VPS, domain, akun toko aplikasi) dapat ditekan di bawah Rp 1.000.000 per bulan sehingga titik impas dicapai pada kampus ke-1 atau ke-2.
Pricing
Harga dirancang berjenjang berdasarkan jumlah civitas. Diskon 15% untuk pembayaran tahunan.
Mahasiswa
- Lapor dan cari barang tanpa batas
- Notifikasi kecocokan
- Chat aman dan klaim
- Dengan sponsor lokal
Plus
- Semua fitur Mahasiswa
- 5 stiker QR barang (sekali kirim)
- Notifikasi prioritas
- Riwayat 12 bulan
- Tanpa sponsor
Kampus
- Dasbor web admin
- Hingga 10 titik penitipan
- Analitik dasar dan ekspor laporan
- Logo dan warna kampus
- Dukungan email dan chat
- Pelatihan petugas 1 kali
Kampus Pro
- Semua fitur Kampus
- Titik penitipan tanpa batas
- Integrasi SSO dan API
- Analitik lanjutan dan peta panas
- Aplikasi dengan merek sendiri (white-label)
- Manajer akun khusus dan SLA
Paket sponsor
Rp 500.000 sampai Rp 2.000.000 per bulan, tergantung lokasi tampilan dan durasi kontrak.
Biaya implementasi
Rp 3.000.000 sekali bayar untuk integrasi SSO, impor data, dan kampanye peluncuran. Gratis untuk kampus pilot.
Stiker QR tambahan
Rp 15.000 per paket isi 5 stiker tahan air. Harga khusus untuk pembelian massal oleh organisasi mahasiswa.
Dasar penetapan harga
Berbasis nilai
Dengan Rp 2,5 juta per bulan, kampus mendapatkan layanan digital dan data yang biasanya memerlukan sistem buatan sendiri yang jauh lebih mahal.
Per mahasiswa terjangkau
Pada 5.000 civitas, biayanya sekitar Rp 500 per orang per bulan, di bawah harga segelas es teh.
Freemium
Pengguna akhir gratis agar efek jaringan tumbuh. Paket Plus hanya pelengkap, bukan syarat memakai aplikasi.
Harga bersifat indikatif untuk keperluan perencanaan dan dapat disesuaikan dengan kesepakatan kerja sama.
Peta jalan pengembangan
Rilis bertahap supaya kampus bisa mencoba lebih cepat dan masukan pengguna langsung masuk ke perencanaan.
MVP
- Login dan profil
- Lapor hilang dan temuan
- Pencarian dan filter
- Notifikasi push
Versi 1.0
- Pencocokan otomatis
- Klaim dan verifikasi
- Chat aman
- Dasbor admin
Versi 1.5
- Stiker QR dan serah-terima
- Analitik kampus
- TemuKembali Plus
- Integrasi SSO
Versi 2.0
- Pencocokan foto dengan AI
- Tag Bluetooth
- Multi-kampus
- API terbuka
Pertanyaan umum
Apakah TemuKembali gratis untuk mahasiswa?
Bagaimana mencegah orang mengklaim barang yang bukan miliknya?
Apakah nomor telepon saya akan terlihat orang lain?
Apakah bisa dipakai di sekolah atau tempat selain kampus?
Platform apa yang didukung?
Bagaimana kampus saya bisa bergabung?
Ingin TemuKembali hadir di kampusmu?
Ceritakan kebutuhan kampus Anda. Kami siap menjadwalkan demo, menyusun penawaran, atau menerima masukan untuk pengembangan aplikasi.